PASURUAN | SQUADNEWSCOM — Peringatan Haul ke-45 KH Abdul Hamid bin Abdullah Umar di Kota Pasuruan kembali berlangsung semarak. Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati sejumlah ruas jalan menuju kawasan Alun-Alun Kota Pasuruan dan Masjid Jami' Al Anwar, Sabtu (22/8/2026).
Antusiasme masyarakat tidak hanya terlihat dari banyaknya jamaah yang datang secara pribadi maupun berombongan. Sepanjang jalur menuju lokasi haul, masyarakat juga menyediakan beragam makanan dan minuman secara gratis bagi para jamaah dan pejalan kaki menuju pondok pesantren salafiyah .
Tradisi berbagi tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari peringatan haul setiap tahunnya. Sejumlah keluarga dan tokoh masyarakat turut ambil bagian dengan menyediakan sajian bagi masyarakat yang melintas.
Keluarga besar H. Rifai, Ketua Badan Kehormatan dari Fraksi Golkar, bersama Hasan Soleh, yang dikenal sebagai salah satu legenda sepak bola Pasuruan, sejak pagi turut menyiapkan berbagai macam makanan dan minuman di sepanjang Jalan Panglima Sudirman.
“Bagi kami, ini merupakan panggilan untuk berbagi kepada sesama, khususnya kepada jamaah yang datang dari jauh. Ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk saling menghormati dan berbagi,” kata Rifai.
Membeludaknya jumlah jamaah membuat sejumlah ruas jalan di Kota Pasuruan dipadati kendaraan maupun pejalan kaki. Untuk mengurangi kepadatan, panitia melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan jamaah menuju area parkir yang berada cukup jauh dari lokasi utama acara.
Panitia juga menyediakan fasilitas video tron dan sound system di sejumlah titik persimpangan Kota Pasuruan. Fasilitas tersebut memungkinkan jamaah yang berada jauh dari lokasi utama tetap dapat mengikuti rangkaian kegiatan haul.
Meski harus berjalan cukup jauh secara beriringan, para jamaah tetap terlihat antusias. Mereka rela menempuh perjalanan dari lokasi parkir menuju kawasan acara demi mengikuti haul dan mendapatkan keberkahan dari kegiatan tersebut.
Peringatan Haul ke-45 KH Abdul Hamid pun tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga memperlihatkan kuatnya tradisi gotong royong dan kepedulian masyarakat Pasuruan terhadap para jamaah yang datang dari berbagai daerah.
Berbagai sajian gratis yang disediakan warga menjadi gambaran bahwa semangat berbagi dan menghormati tamu masih menjadi bagian penting dalam setiap pelaksanaan haul di Kota Pasuruan. ( Lina )

