PASURUAN | SQUADNEWS.COM – Warga Dusun Nodi, Desa Lebaksari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, kini tengah menghadapi dampak serius akibat pembuangan limbah abu sekam secara liar di wilayah mereka. Limbah tersebut diduga berasal dari dua perusahaan yang merupakan rekanan dari PT Nestle.
Keberadaan limbah ini dilaporkan sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat setempat. Dampak paling signifikan dirasakan oleh anak-anak kecil yang rentan terhadap polusi udara dan debu dari abu sekam tersebut. Masalah ini mencuat karena tidak tersedianya tempat penampungan sampah yang memadai di lokasi tersebut.
Menanggapi laporan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan melalui Bidang Pengawasan bergerak cepat. Pihak DLH telah mengundang dua perusahaan yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi dan membawa dokumen perizinan terkait pengelolaan limbah abu sekam tersebut.
M. Nur Kholis,Kepala dinas lingkungan hidup bersama Bidang Pengawasan DLH, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan mendalam. Jika ditemukan adanya pelanggaran atau prosedur yang tidak sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP), maka kedua perusahaan tersebut wajib bertanggung jawab sepenuhnya.
"Jika terbukti tidak sesuai SOP, perusahaan harus berhenti membuang limbah ke lokasi tersebut (Dusun Nodi) dan diminta untuk segera melakukan pembersihan di area yang terdampak," tegas M. Nur Kholis.
Kasus ini menambah panjang daftar polemik pembuangan limbah industri di tengah masyarakat. Fenomena ini sering kali terjadi akibat lemahnya pengawasan dan penindakan tegas terhadap para pengusaha yang mengabaikan dampak lingkungan demi kelancaran produksi.
Meningkatnya volume produksi perusahaan yang tidak dibarengi dengan penyediaan tempat penampungan dan pengolahan limbah yang memadai—baik limbah cair, serbuk, maupun limbah basah dan kering—menjadi akar masalah yang terus berulang. Masyarakat berharap pemerintah dapat menjalankan peran utamanya secara maksimal melalui program dan mekanisme pengawasan yang lebih tertata untuk menjaga kestabilan lingkungan dan ekonomi warga ( Tim)

